My photo
Malaysia
Having a great name is wonderful feelings i ever had. Nurul Emildza Binti Jaya. Born on May 1991. Live at Kuching Sarawak. Borneo blood. Mix bidayuh malay. Having a suck life but still make it wonderful. No one knows what she's feelings until they know her. If they know. If only the knew the truth. But not inside. the best word for describe her " AKU TABAH BERJALAN SEMBUNYIKAN HARAPAN..." - xoxo

25 December 2012

♥ kalau disitu masih ada aku ♥



" Jika diberikan ku satu peluang, apa yang ku impikan pulihkan kesilapan "


Cobalah kau rasakan airmata ini
Sanggupkah kau temani setiap titis setiaku
Aku bagai mendung yang setia pada hujannya
Akan selalu ada dan terus bertahan

Senyummu takkan terganti
Maafku takkan memilih
Sabarku selalu berharap kau kembali

Jawab.... Jawablah tanya ku ini
Apa ku telah dihatimu?
Atau kau hanya mimpiku?

Tolong katakan katakan pada ku bila?
Ku tak ada dihatimu
Biarlah kau hidup dimimpiku

" Kalau disitu masih ada aku. (dihatimu masih untuk aku)
Itu bermakna masih ada setia di hatiku lagi untuk terus bertahan  dan menerima "

" Terhenti nafasku berlari. Dibelai lembut seindah mimpi. Belagu berbisik hatimu, semulajadinya AKU JATUH.."

Teruskanlah tersenyum walau sesukar mana pun keadaan. Kerana pasti bertemu jua kebahagiaan.
Biarkan orang nak kata apa, apa orang nak lontarkan, kerna yang pasti, Allah lebih mengetahui.
Assalamualaikum.



♥ hidup ini indah tapi tak seindah surga. ingatlah Allah sentiasa ada untuk kita. Amin :') ♥

22 December 2012

♥ ombak rindu lautan berombak ♥




" Rinduku umpama ombak yang tak berhenti. Kasihmu bagai pantai yang setia menanti "

Tersentak...
Terpana akan kehidupan yang bagaikan roda
Terkapai kapai melawan ombak di lautan
Namun kekuatan diri hanyut
Bersama derasnya air yang mengalir
Hanya pasrah dan kejujuran dalam diri
Kental diiringi imbauan kembali
Mereka yang telah pergi

Rindu...
Rindukan kesempurnaan hidup
Pilunya hati dikelilingi suasana berliku
Walaupun tersergam di sisi
Mahligai istana lengkap segala
Ia hanyalah pelengkap diri yang tiada makna
Ketidaksenangan hati tetap menghantui 
Menyesalkah?

Kesepian.... Kehampaan.... Kerinduan....
Bagaikan teman saban hari
Tiada siapa yang mengerti

Suara yang nyaring diiringi pandangan nan menusuk
Perintah yang tiada bantahan
Walau hati tak lekang dek ngomelan
Tak siapa mendengar
Hanya dinding dan hiasan berwarna
Sama warna dengan tak keruan
Tak pasti sampai bila

Namun terlihat seketika
Senyuman menawan, layanan istimewa
Dan ketawa kedengaran
Serta.......... Kebenaran terpaksa
Penyeksaan hampir terlerai
Sayangkah? Cintakah?
Ianya sementara cuma yang pasti.......
Kepercayaan masih terhalang
Tersangkar kembali di mahligai indah

Hati nan terluka
Sentiasa tercari-cari 
Apakah sebenarnya yang tersirat
Apakah itu telah tersurat

Ombak yang bergelora kian menghilang
Rindu yang terlerai tampak indah
Bila.....
Tabir cinta tersingkap
Semarak cinta terbela
Lalu....
Melakar kebahagiaan.....................


Petikan dari novel "ombak rindu". Fauziah Ashari.

" Aku suka lautan. Lautan menggambarkan kehidupan. Lautan yang tenang sentiasa dipukul ombak yang mendatang. Begitu juga kehidupan. Setiap kehidupan pasti merasa kepahitan. Kepahitan tu sering aku ibaratkan ombak. Bila ombak memukul. Seolah kesakitan tu dirasa sehingga terasa kepahitannya."
Pahitpun itu ku tersenyum.
Assalamulaikum.


 

♥ hidup ini indah tapi tak seindah surga. ingatlah Allah sentiasa ada untuk kita. Amin :') ♥